Fajar
Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Lail. Nama Al Fajr diambil dari kata Al Fajr yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya fajar.
Terjemahan: Demi waktu fajar,
Terjemahan: demi malam yang sepuluh,
Terjemahan: demi yang genap dan yang ganjil,
Terjemahan: dan demi malam apabila berlalu.
Terjemahan: Apakah pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh (orang) yang berakal?
Terjemahan: Tidakkah engkau (Nabi Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) ‘Ad,
Terjemahan: (yaitu) penduduk Iram (ibu kota kaum ‘Ad) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi
Terjemahan: yang sebelumnya tidak pernah dibangun (suatu kota pun) seperti itu di negeri-negeri (lain)?
Terjemahan: (Tidakkah engkau perhatikan pula kaum) Samud yang memotong batu-batu besar di lembah
Terjemahan: dan Fir‘aun yang mempunyai pasak-pasak (bangunan yang besar)
Terjemahan: yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,
Terjemahan: lalu banyak berbuat kerusakan di dalamnya (negeri itu),
Terjemahan: maka Tuhanmu menimpakan cemeti azab (yang dahsyat) kepada mereka?
Terjemahan: Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.
Terjemahan: Adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kenikmatan, berkatalah dia, “Tuhanku telah memuliakanku.”
Terjemahan: Sementara itu, apabila Dia mengujinya lalu membatasi rezekinya, berkatalah dia, “Tuhanku telah menghinaku.”
Terjemahan: Sekali-kali tidak! Sebaliknya, kamu tidak memuliakan anak yatim,
Terjemahan: tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
Terjemahan: memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang haram),
Terjemahan: dan mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan.
Terjemahan: Jangan sekali-kali begitu! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan),
Terjemahan: Tuhanmu datang, begitu pula para malaikat (yang datang) berbaris-baris,
Terjemahan: dan pada hari itu (neraka) Jahanam didatangkan, sadarlah manusia pada hari itu juga. Akan tetapi, bagaimana bisa kesadaran itu bermanfaat baginya?
Terjemahan: Dia berkata, “Oh, seandainya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini!”
Terjemahan: Pada hari itu tidak ada seorang pun yang mampu mengazab (seadil) azab-Nya.
Terjemahan: Tidak ada seorang pun juga yang mampu mengikat (sekuat) ikatan-Nya.
Terjemahan: Wahai jiwa yang tenang,
Terjemahan: kembalilah kepada Tuhanmu dengan rida dan diridai.
Terjemahan: Lalu, masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku
Terjemahan: dan masuklah ke dalam surga-Ku!